With Music Everything can Be Real

About Me

Foto Saya
"Hi Welcome alias selamat datang buat lo semua kalo yang kebetulan lewat Blog gw, sekedar pemberitahuan aja, bahwa w bikin ni Blog juga karena tugas kalo bukan gx tw deh…. Hahahahahha.. Oh ya!!!! nama gw kenalin Aby (Hasbi Nur Haqi), w gx mw banyak curhat tentang hidup gw disini ,yang jelas hidup w beruntung banget w punya temen – temen dari ras mana aja miskin,kaya,jelek,item,putih,nakal,pinter pokonya itu semua yang bikin gw kenapa ngerasa beruntung dan satu lagi Keluarga yang harmonis… ama gw punya Allah swt. Dan itu semua bakal w gambarin lewat Blog ini dari yang Ancur ampe yang paling baik tentang kejadian2 yang patut itu dijadikan sebuah moment..dan termasuk mengenai musik soalnya gw suka banget ama musik dan gw punya harapan someday gw bakal jadi anak band.. hehehe oke itu aja sambitan selamat datang gw buat lo yang udah pada ngnjungin blog gw.. “Thanks All”

Rabu, 29 September 2010

Tips Mengurangi Noise Pada Saat Home Recording

Tips mengurangi noise saat home recording

Bagi yang baru mulai belajar rekaman biasanya menggunakan mic dynamic. Mic dynamic adalah mic yang paling sering dipakai untuk karaoke, harganya murah dan tahan banting. Perlahan-lahan lalu mulai beranjak beli peralatan lumayan, dan tentunya microphone condenser.

Tapi banyak yang biasanya rekaman ngga ada masalah, begitu menggunakan mic condenser malah jadi masalah. Ada yang bilang, microphone ini terlalu peka. Segala suara noise mulai kipas computer, AC, suara lalu lintas ikut tertangkap masuk. Kebanyakan hal ini terjadi pada yang merekam di kamarnya, tanpa isolation yang memadai atau tidak memiliki vocal booth.


Apabila mencoba menanggulangi dengan mengecilkan gain pada pre amp / converter maka tidak akan berhasil karena tentu saja noise nya menjadi kecil, tetapi begitu juga dengan signal yang kita mau. Misalnya vocal.


Ada beberapa cara yang lebih efektif yaitu :


1. Close miking. Dengan begitu maka sebagian besar signal yang tertangkap oleh microphone adalah direct sound. Dengan kata lain mengurangi jumlah porsi noise/ambient sound. Tapi berhati-hatilah dengan close miking ini karena apabila terlalu dekat bisa terjadi penambahan frequency low yang disebut juga dengan proximity effect. Tapi setidaknya ini bisa dihilangkan dengan EQ pada saat mixing nanti.


2. Apabila menggunakan microphone condenser dengan polar pattern cardioid, cobalah untuk mengarahkan microphone supaya membelakangi sumber noise. Microphone dengan polar pattern cardioid menangkap suara dari depan, dan me reject suara yang datang dari belakang sehingga apabila microphone ditaruh dengan posisi membelakangi noise (misalnya suara AC), maka noise yang masuk ke microphone akan menjadi kecil.


3. Apabila noise yang ada bersifat konstan, bisa dicoba dengan menggunakan noise reduction plug in. Contohnya waves x-noise. Cara memakai nya mula2 play bagian yang hanya berisi noise nya saja ( tanpa suara lain nya ) sehingga si plug in bisa mempelajari noise print nya. Setelah itu, tinggal mengeset threshold dan noise reduction level yang kita inginkan


selamat mencoba

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar